Kamis, 18 Juni 2026

Wakil Bupati Flores Timur Lepas 300 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Kejujuran dan Akurasi Data

Foto: Yurgo Purab
LARANTUKA – Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, secara resmi melepas 300 petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Flores Timur, Kamis (18/6/2026). Pelepasan ini menandai dimulainya pendataan ekonomi yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya integritas para petugas selama menjalankan tugas di lapangan. Ia mengingatkan agar seluruh petugas bekerja secara jujur, teliti, serta menjaga kerahasiaan data yang diperoleh dari masyarakat.
Jangan pernah merekayasa data. Kita membutuhkan potret ekonomi yang benar sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan untuk tahun-tahun mendatang. Karena itu, bekerjalah dengan cermat, teliti, jangan salah menulis data, dan tetap ramah serta bersahabat saat berinteraksi dengan masyarakat, tegas Ignasius.
Ia juga mengingatkan bahwa sebelum diterjunkan ke lapangan, para petugas telah dibekali melalui orientasi, pendidikan, dan pelatihan sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional.
Bekal yang telah diterima sudah cukup. Sekarang saatnya mengabdikan diri dengan memberikan hasil pendataan yang berkualitas, ujarnya.
Ignasius menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia setelah penyelenggaraan pada tahun 1986, 1996, 2006, dan 2016. Secara nasional, kegiatan ini melibatkan sekitar 251.000 petugas lapangan yang tersebar di 31 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh data yang akurat dan terpercaya. Oleh sebab itu, meskipun sensus merupakan program nasional, hasilnya akan sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi.
Kita harus meyakinkan masyarakat agar memberikan informasi yang terbuka dan jujur. Di sisi lain, kerahasiaan seluruh data yang diperoleh wajib dijaga sesuai ketentuan, katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Flores Timur, Feliksia Penaten Kelo Siola, menjelaskan bahwa sebanyak 300 petugas yang dilepas terdiri atas 260 petugas pendata lapangan dan 40 petugas pemeriksa lapangan.
Hari ini merupakan pencanangan sekaligus pelepasan petugas sensus ekonomi secara simbolis yang diwakili oleh petugas dari Kecamatan Larantuka, jelas Feliksia.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang sebenarnya kepada petugas. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas hasil pendataan.
Informasikan data yang sebenarnya. Mari kita kawal bersama kegiatan besar ini karena Sensus Ekonomi adalah milik bangsa. Apabila ada petugas yang bekerja tidak sesuai prosedur atau tidak benar, silakan dilaporkan, ujarnya.
Feliksia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mampu menjangkau seluruh pelaku usaha di Kabupaten Flores Timur sehingga menghasilkan data yang valid, akurat, dan mutakhir. Data tersebut diharapkan menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Flores Timur, Lewotana tercinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar