Selasa, 28 Agustus 2018

Susun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, Platform Budaya Indonesiana Gelar FGD

Foto: Silvester Hurit
 Larantuka – Menghadapi berbagai agenda festival budaya yang melibatkan kelompok-kelompok masyarakat adat di Kabupaten Flores Timur, pihak Indonesiana selaku platform kebudayaan menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna memperkuat tata kelola pemajuan kebudayaan daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 29 Agustus 2018 tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah serta para pegiat kebudayaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Flores Timur. Forum ini menjadi ruang diskusi bersama untuk menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang akan menjadi acuan dalam upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal.
Dalam FGD tersebut, peserta secara khusus membahas berbagai gagasan dan strategi yang berkaitan dengan kondisi, potensi, tantangan, serta arah pengembangan kebudayaan Flores Timur. Hasil pembahasan kemudian dirumuskan menjadi Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah sebagai landasan bagi tata kelola pemajuan kebudayaan yang melibatkan pemerintah, pelaku budaya, maupun para pemerhati kebudayaan.
Salah satu peserta FGD, Sil Hurint, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam menjaga serta mengembangkan kehidupan masyarakat Flores Timur melalui kebudayaan.
FGD ini dilakukan dalam rangka mendukung Bupati dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur dalam kerja menjaga dan mengembangkan manusia dan masyarakat Flotim di ranah kebudayaan, ujar Sil Hurint.
Melalui penyusunan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah tersebut, diharapkan berbagai event budaya yang digelar di Flores Timur tidak hanya menjadi tontonan semata, tetapi juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya, penguatan identitas masyarakat adat, serta mendorong pembangunan daerah yang berakar pada kekayaan budaya lokal. (Teks: Silvester Hurit | Edit: Simpet)
Foto: Silvester Hurit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar