![]() |
| Foto: Ennie Wetan Boli Riantobi |
Kupang – Angkatan Muda Adonara (AMA) Kupang menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Kepribadian (PMK) sebagai bagian dari upaya membentuk kader muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Leburaya, dan diikuti oleh anggota AMA-Kupang dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kupang.
Perhelatan PMK berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang pembinaan bagi anggota, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan serta meningkatkan kapasitas generasi muda asal Pulau Adonara yang sedang menempuh pendidikan di tanah rantau.
Dalam sambutannya, Gubernur NTT Frans Leburaya memberikan apresiasi kepada AMA-Kupang yang terus berkomitmen melakukan pembinaan terhadap generasi muda melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif dan membangun karakter.
Generasi muda adalah aset penting daerah dan bangsa. Karena itu, mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan baik, membangun karakter yang kuat, memiliki disiplin, serta terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjadi pemimpin masa depan, ujar Frans Leburaya saat membuka kegiatan tersebut.
Ia juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan masa studi tidak hanya untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan berorganisasi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Sementara itu, Ketua AMA-Kupang menjelaskan bahwa Pembinaan Mental dan Kepribadian merupakan salah satu program kaderisasi organisasi yang bertujuan membentuk anggota yang memiliki kepribadian matang, semangat pengabdian, serta rasa tanggung jawab sebagai kaum intelektual.
PMK menjadi ruang pembelajaran bagi anggota untuk mengasah kemampuan diri, memperkuat mental, serta menanamkan nilai-nilai persaudaraan dan pengabdian. Kami berharap para peserta mampu menjadi kader yang berkualitas dan membawa manfaat bagi masyarakat, katanya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menerima berbagai materi yang berkaitan dengan pengembangan karakter, kepemimpinan, etika berorganisasi, wawasan kebangsaan, komunikasi, serta peran mahasiswa dalam pembangunan daerah. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi, refleksi, simulasi kepemimpinan, dan dinamika kelompok.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka aktif berdiskusi dan terlibat dalam berbagai sesi yang dirancang untuk membangun kerja sama, kepercayaan diri, serta kemampuan berpikir kritis.
Salah seorang peserta mengaku bangga dapat mengikuti PMK yang dibuka langsung oleh Gubernur NTT.
Kami merasa termotivasi karena mendapatkan pesan-pesan langsung dari Bapak Gubernur. Ini menjadi pengalaman berharga yang mendorong kami untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berguna bagi daerah, ungkapnya.
Kegiatan Pembinaan Mental dan Kepribadian ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga semangat persaudaraan, meningkatkan kualitas diri, serta menjadikan AMA-Kupang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang produktif dan berintegritas.
Melalui PMK yang dibuka oleh Gubernur NTT Frans Leburaya ini, AMA-Kupang kembali menunjukkan perannya sebagai organisasi kader yang tidak hanya menjadi tempat berhimpun mahasiswa asal Adonara, tetapi juga ruang pembentukan karakter bagi lahirnya generasi muda yang siap berkarya, mengabdi, dan berkontribusi bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.
![]() |
| Foto: Ennie Wetan Boli Riantobi |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar